Studi Farmakovigilance Obat Herbal di Kelurahan Dulomo Selatan Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo Dengan Metode Naranjo

Authors

  • Teti Sutriyati Tuloli 5 Jurusan Farmasi, Universitas Negeri Gorontalo, Alamat Jl. Jenderal Sudirman No. 06 Kota Gorontalo, 96128, Indonesia
  • Andi Makkulawu 5 Jurusan Farmasi, Universitas Negeri Gorontalo, Alamat Jl. Jenderal Sudirman No. 06 Kota Gorontalo, 96128, Indonesia
  • Madania Madania 5 Jurusan Farmasi, Universitas Negeri Gorontalo, Alamat Jl. Jenderal Sudirman No. 06 Kota Gorontalo, 96128, Indonesia
  • Dizky Ramadhani Putri Papeo 5 Jurusan Farmasi, Universitas Negeri Gorontalo, Alamat Jl. Jenderal Sudirman No. 06 Kota Gorontalo, 96128, Indonesia
  • Safitri Bahtiar S1 Farmasi, Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.70075/jccp.v3i1.223

Keywords:

Definite, Naranjo, Obat Herbal, Possible, Probable

Abstract

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral sediaan cairan dari bahan (galenik) yang secara turun temurun digunakan. Tujuan penelitian ini untuk melihat adanya ADRs terhadap penggunaan obat herbal masyarakat di kelurahan Dulomo Selatan Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo Dengan Metode Naranjo. Metode penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional dengan pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan Naranjo. Hasil Penelitian dari data karakteristik usia mayoritas umur 31-50 tahun 45 (46,9%), jenis kelamin mayoritas perempuan 53 (55,2%), status pendidikan mayoritas SD/SMP 44 (45,8%), status pekerjaan mayoritas Ibu Rumah Tangga 42 (43,8%), Masyarakat mayoritas menggunakan obat herbal 1-5 tahun 44 (45,8%), sumber informasi obat herbal dari keluarga 74 (77,1%), mayoritas masyarakat meracik sendiri obat herbal 66 (68,8%), mayoritas obat herbal direbus sebanyak 66 (68,8%) dan variasi penggunaan obat herbal 1 kali sehari sebanyak 48 (49,5%). Dari analisis kausalitas menggunakan algoritma Naranjo diketahui bahwa pasien yang menggunakan obat herbal pada kejadian ADRs sebanyak 8 subyek dengan kategori probable sebanyak 5 orang, kategori definite sebanyak 2 orang, dan kategori possible sebanyak 1 orang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Oktarlina, R. Z., Tarigan, A., Carolia, N., Utami, E. R (2018). Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Penggunaan Obat Tradisional di Desa Nunggalrejo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah. JK Unila. 2(1) : 42–46.

Awodele, O., Daniel, A., Popoola, T. D., & Salami, E. F., (2013). A Study on Pharmacovigilance of Herbal Medicines in Lagos West Senatorial District, Nigeria. International Journal of Risk and Safety in Medicine. 25(4) : 205–217.

Zazzara, M. B., Palmer, K., Vetrano, D. L., Carfì, A., & Graziano, O. (2021). Adverse drug reactions in older adults: a narrative review of the literature. European Geriatric Medicine, 12(3), 463–473.

Goedecke, T., (2018). Measuring the impact of medicines regulatory interventions – Systematic review and methodological considerations. Br J Clin Pharmacol. 8(4) : 419–433.

Notoatmodjo, S., (2023). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

Afriliana, N.I.P. (2019). Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Penggunaan. Obat Tradisional di Kecamatan Melati. Skripsi. Universitas Islam Indonesia.

Medisa, D. dkk. (2020). Hubungan Faktor Sosiodemografi dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Obat Herbal di dua Kecamatan Kabupaten Sleman. Jurnal Ilmiah Farmasi, Vol 16(2), 96-104.

Ota, M. (2017). Hubungan Pengetahuan Penderita Hipertensi dengan Pengendalian Faktor Resiko di Puskesmas Khatulistiwa Pontianak. Skripsi. Universitas Tanjung Pura: Pontianak.

Merdekawati, R.B., (2016), Gambaran dan Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Tradisional sebagai Terapi Alternatif Pengobatan pada Masyarakat Rw 005 Desa Sindurjan, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Skripsi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta.

Katno & Pramono, S., 2008, Tingkat Manfaat dan Keamanan Tanaman Obat Tradisional, Fakultas Farmasi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sari, Indah Permata. (2024). Studi Farmakovigilance Obat Herbal Di Kelurahan Tomulabutao Selatan Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo Dengan Metode Naranjo. Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo. Skrpsi.

Darini Kurniawati, Iwan Yuwindry. (2021). Studi Farmakovigilans Obat Herbal di Kota Banjarmasin Dengan Metode Naranjo. Journal of Pharmaceutical Care and Sciences. 2(1) : 23-35.

Satria (2013). Complementary And Alternative Medicine (Cam): Fakta Atau Janji, Complementary and alternative medicine: A factor promise, Darma Satria’, Idea Nursing Journal, IV No. 3.

Ratna Sari Dewi, Wahyuni dkk., (2019). Penggunaan Obat Tradisional oleh Masyarakat di Kelurahan Tuah Karya Kota Pekanbaru. Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau.

Asmadi.2017. Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC.

Pradana P.Y., Suratmo and Retnowati R. (2015). Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Turunan Acetogenin dari Daun Sirsak (Annona muricata) Serta Uji Toksisitas. Kimia Student Journal, 1 (1), 798–804.

Christidi, E. & Brunham, L. (2021). Regulated Cell Death Pathways in Doxorubicin-Induced Cardiotoxicity. Cell Death Dis. 12(4), pp. 339.

Mustafa Metin Donma, Orkide Donma. (2020). the effects of allium sativumon immunity within the scope of COVID-19 infection.

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Tuloli, T. S., Makkulawu, A., Madania, M., Papeo, D. R. P., & Bahtiar, S. (2026). Studi Farmakovigilance Obat Herbal di Kelurahan Dulomo Selatan Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo Dengan Metode Naranjo. Journal of Community and Clinical Pharmacy, 3(1), 21–27. https://doi.org/10.70075/jccp.v3i1.223

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>