Isolasi Dan Karakterisasi Mikroba Endofit Penghasil Enzim Katalase dari Tanaman Manggis (Garcinia mangostana L.)
DOI:
https://doi.org/10.70075/jpnp.v3i1.138Keywords:
Isolasi; Karakterisasi; Mikroba Endofit; ManggisAbstract
Mikroba endofit adalah mikroba yang hidup di dalam jaringan tumbuhan dan mampu membentuk koloni dalam jaringan tumbuhan tanpa memberikan efek negatif pada inangnya. Mikroba Endofit dapat berupa bakteri maupun jamur. Bakteri atau jamur tersebut dapat menghasilkan senyawa metabolit yang dapat berfungsi sebagai antibiotik, antivirus, antikanker, antidiabetes, antimalaria, antioksidan, antiserangga, zat pengatur tumbuh dan penghasil enzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi serta mengkarakterisasi secara makroskopik dan mikroskopik mikroba endofit dari tanaman manggis (Garcinia mangostana L.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan metode Direct planting untuk isolasi serta pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi. Hasil Isolasi didapatkan 6 isolat mikroba endofit yaitu 2 isolat bakteri endofit (BA1 dan BA2) dan 4 isolat jamur endofit (JA1, JD1, JD2 dan JK) dengan ciri karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lain.
References
Hutapea, E. E., Musfiroh, I., Studi, P., Apoteker, P., Farmasi, F., & Padjadjaran, U. (2021). Potensi Imunomodulator Dari Tumbuhan Genus Garcinia Sebagai Bahan Suplemen Baru. Farmaka, 18(1), 53–59.
Pratiwi, N. (2021). Pengaruh Penambahan Bubuk Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) Dengan Bubuk Daun Teh (Camelia sinensis L.) Terhadap Teh Celup Fungsional yang dihasilkan. http://www.kabmalang.com/2013/10/mandul-gara-gara-.
Djamaan, A., & Wahyuni, R. (2014). Isolasi Mikroba Endofit Dari Kulit Batang, Daun, Dan Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.) Pengkulturan Serta Uji Aktivitas Antimikrobanya. Jurnal Farmasi Higea, 6(1).
Susilowati, D. N., Ginanjar, H., Yuniarti, E., Setyowati, M., & Roostika, I. (2018). Karakterisasi Bakteri Endofit Tanaman Purwoceng Sebagai Penghasil Senyawa Steroid Dan Antipatogen. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 24(1), 1.
Lestari, K., Nurtanny, & Hernitati. (2021). Uji Efektifitas Mikroba Endofit Daun Blimbing Wuluh ( Averrhoa blimbii ) Dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Candida albicans. Jurnal Biologi Makassar, 6(2), 84–90.
Zulfarina, Z., Rosiana, Y., Ayudia, D., & Darmawati, D. (2022). Isolasi Bakteri Enofit Dari Tanaman Laban (Vitex Pubescens Vahl) Sebagai Antibakteri. JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 11(1), 85–92. https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v11i1.42781
Kurnia, T. A., Pinem, M. I., & Oemry, S. (2014). Penggunaan Jamur Endofit untuk Mengendalikan Fusarium oxysporum f.sp. capsici dan Alternaria solani Secara In Vitro. Jurnal Online Agroekoteknologi, 2(4), 1596–1606.
Putri, R. D. W., & Herdyastuti, N. (2021). Potensi Senyawa Antioksidan Yang Dihasilkan Bakteri Endofit Pada Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.). Unesa Journal Of Chemistry, 10(1), 55–63. Https://Doi.Org/10.26740/Ujc.V10n1.P55-63
Zulfa, I. (2016). Isolasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Kapang Endofit Akar Tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr.). http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34196
Pakaya, M. S., Akuba, J., Papeo, D. R. P., Makkulawu, A., & Puspitadewi, A. A. (2022). Isolasi dan karakterisasi bakteri endofit dari akar pare (Momordica charantia L). Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(1), 301–309.
Sy. Pakaya, M., Ain Thomas, N., Hasan, H., H. Hutuba, A., & Mbae, G. (2023). Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Antioksidan Fungi Endofit dari Tanaman Batang Kunyit (Curcuma domestica Val.,). Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 5(2), 220–231. https://doi.org/10.37311/jsscr.v5i2.20341
Pratiwi, B. E. (2015). Isolasi Dan Skrining Fitokimia Bakteri Endofit Dari Daun Rambutan (Nephelium Lappaceum L.) Yang Berpotensi Sebagai Antibakteri. In Skripsi Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Program Studi Farmasi, Uin Syarif Hidayatullah Jakarta.
Remijawa, E. S., Rupidara, A. D. N., Ngginak, J., & Radjasa, O. K. (2020). Isolasi Dan Seleksi Bakteri Penghasil Enzim Ekstraseluler Pada Tanah Mangrove Di Pantai Noelbaki. Jurnal Enggano, 5(2), 164–180. Https://Doi.Org/10.31186/Jenggano.5.2.164-180
Shalehah, A., Amalia, R., Rosa, A., Royani, A. E., Ramasari, A., Ulpah, S. M., & Habisukan, U. H. (2023). Isolasi Fungi Endofitik Pada Organ Kulit Akar Tanaman Gambir (Uncaria Guianensis). Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Sains, 4(2), 84–90. Https://Doi.Org/10.51673/Jips.V4i2.1578
Mairing, P. P. (2022). Isolasi Jamur Endofit Dari Sonneratia Alba Dan Toksisitasnya Terhadap Artemia Salina. Ilmiah Multi Disiplin Indonesia, 1(7), 877–884.
Yati, S. J., Sumpono, S., & Candra, I. N. (2018). Potensi Aktivitas Antioksidan Metabolit Sekunder Dari Bakteri Endofit Pada Daun Moringa Oleifera L. Alotrop, 2(1), 82–87. Https://Doi.Org/10.33369/Atp.V2i1.4744
Sarjono, P. R., Mahardika, H. D. R., Mulyani, N. S., Ngadiwiyana, Prasetyawibowo, N. B. A., & Ismiyarto. (2020). Antidiabetic Activity From Secondary Metabolim Endophytic Bacteria Bark. Jurnal Penelitian Saintek, 25(2), 143–156.
Aulia, U., & Zahrial Helmi, T. (2022). Isolasi dan Identifikasi Bakteri Micrococcus luteus dan Staphylococcus epidermidis pada Ambing Sapi Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner, 6(2), 46–56.
Rahman, A., Rusmini, R., & Daryono, D. (2022). Isolasi Dan Karakterisasi Morfologi Bakteri Dekomposer Limbah Kulit Udang Dan Limbah Kelapa. Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta, 14(3), 120–129. https://doi.org/10.33506/md.v14i3.1996
Djamaluddin, R. R., Sukmawaty, E., Masriany, M., & Hafsan, H. (2022). Identifikasi Gejala Penyakit Dan Cendawan Patogen Tanaman Bawang Merah (Allium Ascolonicum) Di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 16(1), 81–92. Https://Doi.Org/10.24252/Teknosains.V16i1.26027
Wang, X., Chen, G., Huang, F., Zhang, J., Hyde, K. D., & Li, H. (2015). Phyllosticta Species Associated With Citrus Diseases In China. Fungal Diversity, 52, 209–224. Https://Doi.Org/10.1007/S13225-011-0140-Y
Rahayu, A. (2018). Konsentrasi Biorasional Ekstrak Sirih Dan Tembakau Pada Colletotrichum Sp. Penyebab Antraknose Cabai (Capsicum Annuum L.). 1–16.
Wahdania, I., Asrul, & Rosmini. (2017). Uji Daya Hambat Aspergillus Niger Pada Berbagai Bahan Pembawa Terhadap Phytopththora Palmivora Penyebab Busuk Buah Kakao (Theobroma Cacao L.) Aspergillus Niger Inhibition Test On A Variety Of Carrier Materials Againts Phytophthora Palmivora Cause Rottenne. J. Agrotekbis, 5(1), 18–26. Http://Jurnal.Faperta.Untad.Ac.Id/Index.Php/Agrotekbis/Article/View/98%0ahttp://Jurnal.Faperta.Untad.Ac.Id/Index.Php/Agrotekbis/Article/Download/98/90
Bulele, T., Rares, F. E. S., & Porotu’o, J. (2019). Identifikasi Bakteri Dengan Pewarnaan Gram Pada Penderita Infeksi Mata Luar Di Rumah Sakit Mata Kota Manado. Jurnal E-Biomedik, 7(1), 30–36. Https://Doi.Org/10.35790/Ebm.7.1.2019.22820S
Putri, A. L., & Kusdiyantini, E. (2018). Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Asam Laktat Dari Pangan Fermentasi Berbasis Ikan (Inasua) Yang Diperjualbelikan Di Maluku-Indonesia. Jurnal Biologi Tropika, 1(2), 6. Https://Doi.Org/10.14710/Jbt.1.2.6-12
Melsilawati, W., & Siti Khotimah, R. (2012). Jamur Yang Terdapat Pada Tubuh Lalat Rumah ( Musca Domestica L ., 1758 ). Protobiont, 1(April), 12–19.
Rima Paramita, N. P. (2021). Identifikasi Jamur Pada Beberapa Bumbu Dapur Secara Makroskopis Dan Mikroskopis. Jurnal Bioshell, 10(1), 25–31. Https://Doi.Org/10.36835/Bio.V10i1.993
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Endah Nurrohwinta Djuwarno, Mahdalena Sy. Pakaya, Muhammad Taupik, Hamsidar Hasan, Sri Budiarti Utami sri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










