Uji Efektivitas Antihiperurisemia Ekstrak Metanol Daun Durian (Durio Zibethinus L.) Pada Mencit (Mus Musculus)

Authors

  • Mohamad Adam Mustapa Universitas Negeri Gorontalo
  • Endah Nurrohwinta Djuwarno Universitas Negeri Gorontalo
  • Widysusanti Abdul Kadir Universitas Negeri Gorontalo
  • Faradhilah Pratiwi Yasilu Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.70075/jpnp.v3i1.153

Keywords:

Antihiperurisemia, Ekstrak daun Durian (Durio zibethinus L.), Mencit (Mus musculus)

Abstract

Kondisi hiperurisemia adalah kadar asam urat darah terjadi peningkatan yaitu 3,4-7,0mg/dL pada pria-laki dan wanita 2,4- 6,0mg/dL. Penggunaan obat hiperurisemia dikalangan masyarakat sangat beragam mulai dari obat sintetik dan obat tradisional. Banyak masyarakat yang masih menggunakan obat-obatan yang berasal dari bahan alam karena terbukti ampuh menyembuhkan penyakit dan penggunaannya lebih efektif, efisien, aman dan ekonomis. Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam pengobatan tradisional adalah daun Durian ( Durio zibethinus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antihiperusemia pada ekstrak metanol daun Durian ( Durio zibethinus L. ) . Metode penelitian ini menggunakan metode maserasi total, skrining fitokimia dan uji efektivitas antihiperurisemia. Uji efektivitas antihiperurisemia dilakukan menggunakan uji hewan mencit jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok 1 merupakan kelompok kontrol positif (Allopurinol 100mg), kelompok 2 merupakan kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%), kelompok 3 merupakan kelompok uji 1 (Dosis 125mg /kg BB), kelompok 4 merupakan kelompok uji 2 (Dosis 150mg/kg BB), dan kelompok 5 merupakan kelompok uji 3 (Dosis 175mg/kg BB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok Uji ekstrak metanol daun Durian ( Durio zibethinus L.) dengan dosis 175 mg/kg BB menunjukkan efektivitas antihiperurisemia yang paling baik. Dibuktikan dengan penurunan kadar asam urat hingga 3,16 mg/dL. Selanjutnya diikuti oleh kelompok kontrol positif (Allopurinol 100 mg) dan kelompok uji ekstrak dengan dosis 150 mg/kg BB dan 125 mg/kg BB.

Author Biographies

Mohamad Adam Mustapa, Universitas Negeri Gorontalo

Departemen Farmasi Bahan Alam

Endah Nurrohwinta Djuwarno, Universitas Negeri Gorontalo

Departemen Farmakologi 

Widysusanti Abdul Kadir, Universitas Negeri Gorontalo

Departemen Farmakologi

References

Mahendrakrisna, D. (2020). Korelasi Kadar Asam Urat Dalam Darah Terhadap Luaran Klinis Stroke Iskemik Akut. 38(1).

Laili, N. F., dan Savitri, L. (2021). Potensi Daun Tempuyung (Sochus arvensis L) Sebagai Antihiperurisemia pada Mencit Putih Jantan. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(2), 609. https://doi.org/10.330 87/jiubj.v21i2.1434

Organisation mondiale de la santé (Ed.). (2017). World health statistics 2017: Monitoring health for the SDGs sustainable development goals. World health organization.

Nisyapuri, F. F., Iskandar, J., dan Partasasmita, R. (2018). Studi etnobotani tumbuhan obat di Desa Wonoharjo, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)., (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Republik Indonesia tahun 2018. http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_20 18/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf – Diakses Agustus 2023

Fauziah, Maghfirah, L., dan Hardiana. (2021). Gambaran Penggunaan Obat Tradisional Pada Masyarakat Desa Pulo Secara Swamedikasi. Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam, 1(1), 13. Https://Doi.Org/10. 56690/Jskd.V 1i1.11.

Basma, A. A., Zakaria, Z., Latha, L. Y., dan Sasidharan, S. (2011). Antioxidant activity and phytochemical screening of the methanol extracts of Euphorbia hirta L. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine, 4(5), 386–390. https://doi.org/10.1016/S1995-7645(11)60109-0.

Romatua Aruan, D. G., Barus, T., Haro, G., dan Simanjuntak, P. (2019). Toxicity And Antioxidant Activities Of Extract Of N-Hexane, H2o, And Ethyl Acetate From The Leaves Of Durian, Durio zibethinus L. Rasayan Journal of Chemistry, 12(02), 947 – 950. https://doi.org/10.31788/RJ C.2019.122 5204.

Handayani, Hana., Sriherfyna, F.H dan Yunianta. (2016). Ekstraksi Antioksidan Daun Sirsak Metode Ultrasonic Bath (Kajian rasio Bahan : Pelarut dan Lama Ekstraksi). Jurnal Pangan dan Agroindustri. Vol. 4 (1): 262-272.

Amir, Muh. N., Sulitiani, Y., Indriani, I., Pratiwi, I., Wahyudin, E., Manggau, M. A., Sumarheni, S., dan Ismail, I. (2020). Aktivitas Anti Diabetes Mellitus Tanaman Durian (Durio Zibethinus Murr.) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Mencit Yang Diinduksi Aloksan. Majalah Farmasi Dan Farmakologi, 23(3), 75–78. Https://Doi.Org/10.20956/Mff.V23i3.9396

Li Bei, dkk. 2014. Molecuar Pathogenesis of Klebsiella pneumoniae. Review Future Micorbiol. 9 (9): 1071-1081.

Juwita R, Saleh C, Sitorus S. 2017. Uji Aktivitas Antihiperurisemia dari Daun Hijau Tanaman Pucuk Merah ( Syzygium myrtifolium walp.) terhadap Mencit Jantan (Mus musculus) Antihyperuricemia Activity Test from Green Leaf of Plant Red Bud (Syzygium myrtifolium walp.) to male mice. Jurnal Atomik. 02(1):62–68..

Wulandari ET, Elya B, Hanani E, Pawitan JA, In Vitro Antioxidant and Cytotoxicity Activity of Extract and Fraction Pyrrosia piloselloides (L) M.G Price International Journal of PharmTech Research volume 5 no.1. USA : Sphinx Knowledge House. 2013; hal. 119-125.

Rahmadani, F. (2015). Etanol 96% Kulit Batang Kayu Jawa (Lannea coromandelica) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Helicobacter pylori, Pseudomonas aeruginosa.UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta

Downloads

Published

2026-04-19

How to Cite

Mustapa, M. A., Djuwarno, E. N., Abdul Kadir, W., & Yasilu, F. P. (2026). Uji Efektivitas Antihiperurisemia Ekstrak Metanol Daun Durian (Durio Zibethinus L.) Pada Mencit (Mus Musculus). Journal of Pharmacology and Natural Products, 3(1), 34–41. https://doi.org/10.70075/jpnp.v3i1.153

Most read articles by the same author(s)